Dampak Rotasi Bumi Yang Mempengaruhi Kehidupan di Bumi

Bumi sebagai salah satu benda langit selalu mengalami interaksi dengan benda langit lain terutama matahari sebagai pusat tata surya. Interaksi itu bisa berupa rotasi dan revolusi. Kali ini akan dibahas tentang rotasi bumi dan dampak rotasi bumi yang ditimbulkan karena pergerakan bumi ini. Berikut penjelasannya.

Lihat juga: Penyebab Global Warming

Pengertian Rotasi Bumi

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, setiap benda langit dalam tata surya pasti melakukan interaksi dan gerakan masing-masing, termasuk bumi. Bumi juga mengalami gerakan yang beragam. Ada yang disebut dengan revolusi dan ada pula yang disebut dengan rotasi. Lalu, apa yang dimaksud dengan pergerakan rotasi bumi itu? Rotasi bumi adalah pergerakan bumi yang berputar mengelilingi matahari berdasarkan porosnya. Sama seperti pergerakan lainnya, rotasi bumi juga memberikan dampak bagi kehidupan di bumi. Apa saja dampak rotasi bumi itu? Di bawah ini adalah penjelasan lengkapnya.

Dampak Rotasi Bumi

1. Adanya Gerak Pseudo / Gerak Semu Matahari Harian
Dampak pertama yang paling signifikan dari gerak rotasi bumi adalah adanya gerak semu atau gerak pseudo matahari. Gerak ini juga merupakan dampak dari adanya gerak revolusi bumi. Bedanya jika revolusi bumi berdampak pada gerak semu tahunan matahari maka rotasi berdampak pada terjadinya gerak semu matahari harian. Hal inilah yang membuat manusia berpikir seolah-olah matahari itu bergerak setiap hari dari Timur ke Barat yang mengakibatkan adanya proses siang dan malam. Padahal sebenarnya yang bergerak justru bumi.

2. Adanya Penyesuaian Wilayah Waktu
Rotasi bumi juga berdampak pada penyesuaian wilayah waktu. Bumi yang berputar pada porosnya membuat wilayah waktu di satu negara dengan negara lainnya harus disesuaikan. Bahkan meskipun pada satu negara terkadang juga harus ada penyesuaian waktu karena adanya perbedaan wilayah waktu seperti di Indonesia.

3. Bentuk Bumi Tidak Bulat
Rotasi bumi yang berputar pada porosnya juga berdampak pada bentuk bumi. Perputaran bumi yang terus menerus membuat bumi kemudian berbentuk lonjong dengan bagian rata ada di bagian Kutub sedangkan bagian bumi yang terletak di wilayah khatulistiwa memiliki diameter lebih besar dibandingkan wilayah kutub yang cenderung lebih datar. Hal ini juga terjadi pada planet lain selain bumi sebagai dampak dari gerak rotasinya mengelilingi poros atau jalur lintasannya masing-masing.

4. Adanya Percepatan Gravitasi di Bumi
Dampak rotasi bumi selanjutnya adalah terjadinya percepatan gravitasi di permukaan bumi. Rotasi bumi, seperti dijelaskan sebelumnya membawa dampak pada bentuk bumi yang tidak bulat. Hal itu juga kemudian berdampak pada terjadinya perbedaan percepatan gravitasi bumi. Bagian permukaan bumi yang lebih dekat dengan inti bumi seperti di kutub cenderung memiliki percepatan gravitasi lebih besar dibandingkan daerah permukaan bumi yang jauh dengan inti buminya seperti di kawasan khatulistiwa.

Lihat juga: Dampak Pencemaran Tanah

Proses Rotasi Bumi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, rotasi bumi adalah perputaran bumi pada sumbu atau porosnya yang terjadi dalam satu waktu tertentu. Proses rotasi ini umumnya terjadi selama 23 jam 56 menit dan 4 detik dan biasanya digenapkan menjadi 24 jam. Kala atau masa bumi berputar pada sumbunya inilah yang dikenal dengan satu hari. Saat bumi berputar ini tidak akan dirasakan oleh makhluk yang ada di bumi karena adanya gaya gravitasi yang menarik semua benda di bumi ke pusat gravitasi.

Itulah tadi penjelasan lengkap tentang peristiwa rotasi bumi dan dampak rotasi bumi yang ditimbulkan. Dengan belajar tentang fenomena yang terjadi di bumi tempat kita hidup tentu akan membuat manusia semakin mengenal bumi dan sekitarnya. Semoga informasi di atas bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel