Dampak Perang Dunia 1 Terhadap Negara yang Terlibat Langsung Maupun Tidak Langsung

Perang Dunia 1 atau  World War 1 terjadi  pada awal abad 20 tepatnya pada tahun 1914. Perang Dunia 1 merupakan konflik berskala internasional pertama yang terjadi. Para sejarawan juga mengenal Perang Dunia 1 sebagai Perang Besar. Perang Dunia 1 melibatkan banyak negara yang secara umum terbagi dalam 2 kelompok besar, yaitu blok sekutu dan blok sentral. Peristiwa ini menyebabkan munculnya berbagai dampak Perang Dunia 1 yang dirasakan tidak hanya oleh pihak yang terlibat langsung, tetapi juga pihak yang bersikap netral.

Jalannya Perang Dunia 1

Perang Dunia 1 berlangsung mulai 28 Juli 1914 sampai 11 November 1918. Perang Dunia 1 melibatkan hampir seluruh negara yang ada di dunia. Perang Dunia 1 terjadi baik di darat, laut, maupun udara. Oleh karena itu, selama perang setiap negara mengerahkan kekuatan militer terbaiknya dan melibatkan banyak tokoh pemimpin agar dapat memenangkan perang ini.

4 Dampak Perang Dunia 1

Kerugian besar dan jumlah korban yang banyak dirasakan oleh negara yang terlibat dalam Perang Dunia 1. Dampak Perang Dunia 1 lainnya juga terasa setelah berakhirnya Perang Dunia 1 terutama dampak di bidang politik. Berikut ini merupakan dampak yang muncul setelah berakhirnya Perang Dunia 1.

1. Keruntuhan kekaisaran di Eropa
Eropa merupakan tempat berkumpulnya kekuasaan kekaisaran terbesar di dunia. Selama Perang Dunia 1, ada 4 kekaisaran yang terlibat antara lain Kekaisaran Ottoman, Kekaisaran Jerman, Kekaisaran Rusia, dan Kekaisaran Turki yang tergabung dalam blok sentral. Setelah Perang Dunia 1, kemenangan diperoleh oleh blok sekutu. Dampaknya, keempat kekaisaran ini hancur yang membuat kekuasaannya juga hilang. Untuk mempertahankan kekuasaannya, kekaisaran tersebut bergabung dan berubah menjadi sistem republik.

2. Lahirnya Liga Bangsa Bangsa
Liga Bangsa Bangsa (LBB) merupakan organisasi yang berdiri pada 10 Januari 1920 setelah Konferensi Perdamaian yang berlangsung di Paris. Pendirian LBB dicetuskan oleh presiden Amerika Serikat, Woodrow Wilson. Tujuan didirikannya LBB adalah mewujudkan perdamaian dunia, melakukan pelucutan senjata, mencegah terjadinya perang, menyelesaikan konflik, dan memperbaiki kesejahteraan global. Sayangnya, LBB tidak bisa mencegah pecahnya Perang Dunia 2 sehingga pada tahun 1945 organisasi ini dibubarkan dan diganti menjadi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

3. Lahirnya negara baru
Perubahan politik selama Perang Dunia 1 menyebabkan beberapa negara terbebas dari jajahan dan dapat memerdekakan diri. Hal ini termasuk dalam dampak Perang Dunia 1 yang positif. Negara-negara baru tersebut antara lain Polandia, Hungaria, Finlandia, Cekoslavia, Yugoslavia, dan Rumania.

4. Muncul ideologi baru
Setelah Perang Dunia 1 berakhir, beberapa negara memunculkan ideologi sesuai dengan cara pandang mereka. Contohnya, ideologi Nazi di Jerman, komunis di Rusia, militer di Jepang, fasis di Italia, dan nasionalisme di Turki. Munculnya ideologi ini merupakan salah satu dampak di bidang politik. Adanya ideologi baru membuat beberapa negara melakukan perubahan regulasi sesuai dengan ideologi yang dijalani.

Pengaruh Perubahan Politik setelah Perang Dunia 1

Perubahan politik setelah Perang Dunia 1 berpengaruh terhadap gejolak politik dunia. Meskipun dampak ini umumnya terjadi di negara-negara di Eropa, pengaruhnya bisa sampai ke negara yang tidak memihak blok manapun. Terutama negara netral yang saat itu sedang dijajah oleh negara di salah satu blok.

Dampak Perang Dunia 1 yang ditimbulkan sangat bermacam-macam baik yang menguntungkan maupun merugikan. Melihat dampak ini, diharapkan tidak akan ada lagi perang yang muncul. Kedamaian dunia harus terus dijaga agar kesejahteraan juga tetap terjaga.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel