Contoh Dampak Globalisasi di Bidang Sosial Budaya

dampak globalisasi di bidang sosial budaya
Arus globalisasi yang masuk ke negara adalah hal yang tidak bisa dihindari. Di era teknologi yang serba modern ini, arus globalisasi semakin tinggi. Adanya globalisasi memang membawa keuntungan, tetapi juga membawa beberapa dampak. Salah satunya adalah dampak globalisasi di bidang sosial budaya.
   

Globalisasi dan Apa yang Harus Dilakukan Masing-Masing Negara

Perkembangan teknologi yang semakin maju menimbulkan munculnya globalisasi. Globalisasi berasal dari kata globe, yang secara harfiah berarti mendunia.  Globalisasi melibatkan semua negara di dunia baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Adanya globalisasi tidak bisa dihindari.

Globalisasi dapat menghapus batas geografi antar negara sehingga masing-masing negara bisa mendapatkan kebutuhannya ke negara lain selama tidak merugikan. Setiap negara hanya bisa mempersiapkan cara untuk menghadapi globalisasi. Persiapan ini termasuk siap untuk menghadapi dampak globalisasi di bidang sosial budaya karena dampak dari globalisasi juga tidak lepas dengan berlangsungnya globalisasi.

Beberapa Contoh Dampak Globalisasi di Bidang Sosial Budaya

Di bawah ini merupakan dampak dari globalisasi yang mempengaruhi bidang sosial budaya.
1. Nilai lokal memudar
Pengaruh budaya luar yang dibawa oleh globalisasi dapat mengubah perilaku masyarakat. Perubahan perilaku yang tidak didasari dengan filter individu dapat membuat nilai lokal hilang. Misalnya seperti tata krama yang diajarkan oleh orang terdahulu sudah mulai dilupakan. Bahkan tata krama sederhana sudah tidak diterapkan lagi.

Masyarakat sekarang lebih condong untuk mengikuti perilaku orang luar yang dilihatnya dari televisi atau internet. Akhirnya nilai lokal yang dulu menjadi ciri khas lama kelamaan memudar.

2. Budaya tradisional semakin kurang diminati
Adanya globalisasi membuat hiburan modern bisa masuk dan bisa dinikmati oleh semua orang dengan mudah. Hiburan modern dirasa lebih menarik perhatian masyarakat sehingga mereka lebih meminati hal tersebut. Hiburan modern yang bervariasi dan terus berkembang juga menjadi alasan masyarakat saat ini menyenangi hiburan modern. Akibatnya, budaya tradisional kurang dilirik.

Budaya tradisional akhirnya juga jarang dipentaskan karena penyelenggara tidak yakin penontonnya banyak. Tentu saja eksistensi budaya tradisional semakin luntur. Inilah yang harus menjadi perhatian bagi semua orang. Meskipun dampak globalisasi di bidang sosial budaya dapat menghadirkan banyak hiburan, kita harus tetap mencintai budaya tradisional.

3. Sikap individualisme, konsumtif, dan materialistis muncul
Arus globalisasi membawa pengaruh di bidang sosial budaya yang dapat memperburuk sikap manusia. Sikap seperti hanya memikirkan individu, condong konsumtif, dan materialistis sangat tidak sesuai dengan apa yang diyakini oleh masyarakat zaman dulu. Sikap ini tumbuh karena arus globalisasi membawa berbagai mode dan teknologi yang memicu masing-masing individu terus mengikuti tren yang ada.

Jika sikap ini terus dibiarkan, dikhawatirkan akan menghilangkan sikap gotong royong dan sifat kekeluargaan yang seharusnya dimiliki oleh makhluk sosial. Ketiga sikap ini lama kelamaan akan merugikan manusia karena hanya memikirkan dirinya sendiri.

Cara Menghadapi Globalisasi

Meskipun memiliki keuntungan, perlu diingat globalisasi juga dapat membawa dampak bagi masyarakat. Untuk menghadapi dampak tersebut, masyarakat perlu tahu dan paham bagaimana menyaring mana hal baik, mana hal buruk.

Jika masyarakat bisa membentengi diri sendiri dengan baik, mereka akan bisa memilih sikap mana yang dapat ditiru. Selain itu, masyarakat akan lebih waspada dan ikut berpartisipasi menjaga budaya tradisional supaya tidak hilang dimakan arus globalisasi.

Itulah dampak globalisasi di bidang sosial budaya yang dapat muncul. Adanya gambaran mengenai dampak yang mungkin muncul, diharapkan masyarakat bisa lebih siap untuk menghadapi globalisasi. Tidak hanya itu, diharapkan masyarakat juga dapat menjaga kebudayaan tradisional.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel