Dampak Global Warming Bagi Keberlangsungan Hidup di Bumi

Semua serba mudah di zaman sekarang ini dengan adanya mesin-mesin atau kendaraan bermotor. Hanya saja beberapa peralatan modern memberikan dampak yang tidak bagus bagi keberlangsungan bumi. Salah satunya adalah menyebabkan terjadinya global warming. Bumi dan manusia bisa mendapatkan dampak global warming yang merusak bumi secara perlahan tapi pasti. Jika bumi rusak maka sulit atau bisa jadi tidak bisa lagi untuk diperbaharui.

Apa Itu Global Warming?

Masyarakat lebih mengetahui global warming sebagai pemanasan global. Global warming adalah suatu proses dimana meningkatnya suhu atmosfer, bumi, dan laut yang disebabkan oleh gas rumah kaca yang terlalu berlebihan. Bukan hanya itu, polusi juga menjadi faktor besar terjadinya pemanasan global.

Dampak Global Warming

Tidak sejalan dengan kelebihan yang diberikan oleh rumah kaca dan kendaraan atau mesin-mesin pabrik yang memberikan dampak buruk bagi kehidupan di bumi. Alat-alat tersebut mampu merusak alam secara perlahan melalui pemanasan global. Dampak global warming bagi keberlangsungan kehidupan di bumi antara lain:

1. Menipisnya lapisan ozon
Lapisan ozon merupakan lapisan yang sangat penting karena berguna untuk menyaring sinar ultra violet. Sinar ultra violet bisa merusak dan menyebabkan penyakit kulit yang serius jika langsung mengenai kulit manusia. Pemanasan global menyebabkan lapisan ozon menipis hingga berlubang. Sekarang ini muncul sekali banyak penyakit kulit seperti kanker kulit dan salah satu penyebab utamanya adalah menipisnya lapisan ozon.

2. Mencairnya es di kutub utara dan selatan
Dampak global warming yang tampak jelas adalah mencairnya es di kutub utara dan selatan. Naiknya suhu bumi menyebabkan es di kutub mencair sehingga ekosistem di kutub rusak. Habitat pinguin dan beruang kutub terancam punah. Parahnya, dengan mencairnya es di kutub maka permukaan air laut terus meningkat dan mampu menenggelamkan daratan. Sejauh ini banyak pulau kecil tenggelam atau garis pantai naik sehingga menjadikan daratan menjadi lebih sempit.

3. Pergantian Musim yang Tidak Jelas
Suhu bumi meningkat yang menyebabkan pergantian musim yang tidak menentu. Kalau dulu bisa diprediksi bulan apa saja musim berubah maka berbeda dengan saat ini. Pemanasan global mengakibatkan perubahan musim yang tidak menentu. Terkadang musim kemarau berlangsung lebih lama dibandingkan dengan musim penghujan. Dengan demikian menjadikan kekeringan yang terjadi dimana-mana.

4. Punahnya Beberapa Spesies
Dengan adanya pemanasan global membuat beberapa spesies makhluk hidup harus berjuang untuk tetap mampu bertahan dalam perubahan tersebut. jika tidak mampu bertahan dipastikan punah. Pemanasan suhu bumi yang terus meningkat membuat habitat asli makhluk hidup hilang sehingga membuat beberapa makhluk hidup berpindah habitat.

Beberapa binatang dan tumbuhan bahkan tak mampu bertahan dengan panasnya bumi ini. Jika tumbuhan atau rerumputan mati, maka produsen dalam rantai makanan hilang dan diikuti oleh hewan lainnya karena jumlah makanan yang terus berkurang. Dan spesies pertama yang diprediksi punah pertama kali yaitu katak emas atau golden toad.

Pencegahan Global Warming

Pemanasan global bisa diminimalisir dengan mengurangi penggunaan emisi gas. Biasakan berjalan kaki atau bersepeda untuk bekerja atau bepergian. Sebuah langkah kecil untuk sesuatu yang besar guna menjaga keberlangsungan kehidupan.

Global warming merupakan isu lingkungan yang sangat krusial dan darurat. Dampak global warming mampu merusak bumi secara perlahan sehingga butuh langkah-langkah pencegahan yang efektif. Dampaknya pun sudah bisa dirasakan dan dilihat saat ini. Jangan meremehkan global warming demi kehidupan makhluk hidup dan anak cucu.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Dampak Global Warming Bagi Keberlangsungan Hidup di Bumi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel