Berbagai Penyebab Runtuhnya Orde Baru, Nomor 1 dan 2 adalah Faktor Utamanya

Orde baru sering juga dikenal dengan masa pemerintahan Soeharto. Zaman orde baru ini sangat meninggalkan kesan tersendiri bagi masyarakat yang mengalami di zamannya karena masa pemerintahannya sangat lama yaitu hampir 30 tahun, dari tahun 1966 sampai tahun 1998. Dalam rentang waktu yang lama tersebut banyak perkembangan Indonesia yang mulai berkembang dengan pesat dari berbagai  sektor, baik itu sektor pendidikan, sektor pembangunan, ataupun sektor ekonomi (lihat juga: penyebab perang dunia 1).

Namun dalam sebuah rezim tentu selalu ada kekurangannya, begitu pula saat orde baru. Beberapa kemunduran yang terjadi dapat menjadi penyebab runtuhnya orde baru sehingga berakhirlah masa pemerintahan di orde baru.

Kondisi Indonesia dalam Pemerintahan Orde Baru

Orde baru lahir setelah berakhirnya orde lama yang dipimpin oleh Soekarno. Pemerintahan orde baru ini didirikan untuk mengatasi masalah-masalah dan kekacauan yang terjadi saat zaman orde lama. Sehingga pada awal orde baru kondisi bangsa Indonesia masih dalam keadaan sangat kacau, mulai dari kekerasan dari Partai Komunis Indonesia, inflasi yang sangat kacau, dan masalah politik lainnya yang membuat keadaan negara menjadi sangat kacau.

3 Faktor Penyebab Runtuhnya Orde Baru di Indonesia

Saat orde baru lahir, kesejahteraan masyarakatnya memang meningkat karena pemerintah mulai menata kembali kekacauan yang telah terjadi sedikit demi sedikit. Saat orde baru, banyak permasalahan ekonomi negara sudah mulai teratasi dan kesejahteraan sosial juga meningkat. Namun setiap masa pemerintahan tentu tak lepas dari kekurangan, masa orde baru akhirnya berakhir karena berbagai hal. Berikut adalah beberapa penyebab runtuhnya orde baru di Indonesia:

1. Terjadinya Krisis Moneter
Faktor utama yang menjadi penyebab runtuhnya orde baru adalah terjadinya krisis moneter. Awal dari terjadinya krisis moneter di Indonesia bermula dari Thailand yang mengalami krisis parah dan hampir membuat negara tersebut bangkrut. Keadaan tersebut ternyata berdampak pada Indonesia. sekitar tahun 1977-an sampai tahun 1998 nilai tukar rupiah ke USD terus menerus merosot. Dari yang mulanya Rp 2.603 per USD menjadi Rp 5.000 per USD. Dan yang paling parah adalah saat 1998, nilai tukar rupiah sangat terpuruk hingga Rp 16.000 per USD. Kondisi ini tentu sangat merugikan karena akhirnya banyak penanam modal di Indonesia menarik kembali sahamnya.

2. Terjadinya Penyimpangan UUD
Saat zaman orde baru, asas demokrasi ekonomi yang sudah ditetapkan dalam Undang-undang ternyata tak berjalan dengan semestinya. Saat itu banyak para pejabat dan konglomerat yang melakukan monopoli ekonomi dan merugikan masyarakat. Selain itu di zaman orde baru banyak terjadi KKN atau Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme yang memperparah keadaan.

3. Pola Pemerintahan yang Terpusat
Pemerintahan di zaman orde baru hanya terpusat di Jakarta, sehingga terjadi ketidakseimbangan pembangunan di wilayah Indonesia lainnya. Seperti di Irian Jaya, sebagian sumber daya alamnya diambil dan dimanfaatkan untuk kebutuhan pembangunan di pemerintahan pusat, sedangkan kesejahteraan di Irian itu sendiri tidak diperhatikan (lihat juga: penyebab perang padri).

Pengaruh Runtuhnya Orde Baru untuk Pemerintahan Saat Ini

Berakhirnya masa orde baru tentu memberikan pengaruh yang besar untuk pemerintahan saat ini. Karena saat orde baru terjadi pemberontakan besar karena sistem pemerintahan yang diktator, maka saat ini diciptakan sistem pemerintahan yang bersifat demokrasi. Dimana semua masyarakat bebas menyampaikan pendapat dan aspirasinya terkait dengan pemerintahan saat ini.

Orde baru memang dapat dibilang sebagai masa kejayaan bangsa Indonesia, namun disisi lain orde baru memiliki banyak kekurangan sehingga masa pemerintahannya tidak bisa bertahan lebih lama lagi.  Demikian beberapa penyebab runtuhnya orde baru dan pengaruhnya untuk pemerintahan saat ini.

Berlangganan gratis update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Berbagai Penyebab Runtuhnya Orde Baru, Nomor 1 dan 2 adalah Faktor Utamanya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel