Berbagai Penyebab Runtuhnya Kerajaan Sriwijaya, Nomor 2 dan 3 adalah Faktor Utamanya

penyebab runtuhnya kerajaan sriwijaya

Sejarah Indonesia memang selalu menarik untuk dikulik. Berabad yang lalu, Indonesia belum menjadi negara melainkan berupa wilayah kekuasaan dari kerajaan-kerajaan yang ada di nusantara. Salah satu kerajaan besar yang termasyhur di masanya adalah kerajaan Sriwijaya. Kerajaan ini didirikan Dapunta Hyang Srijayanegara dan terletak di Sumatera. Penyebab runtuhnya kerajaan Sriwijaya yang sangat dikenal luas ini pun dikarenakan banyak faktor tertentu.

Mengenal Kerajaan Sriwijaya

Di masanya, kerajaan Sriwijaya terkenal menjadi salah satu kerajaan maritim yang paling besar di kawasan Indonesia. Kekuasaannya di bidang maritim menjadikan kerajaan Sriwijaya sangat dikenal di kala itu. Di masa Raja Balaputradewa memerintah, kerajaan Sriwijaya mencapai masa kejayaannya. Jika dilihat dari keturunannya, ternyata Raja Balaputradewa ini adalah keturunan dari Raja Syailendra.

Faktor Penyebab Runtuhnya Kerajaan Sriwijaya 

Usai Raja Balaputradewa turun tahta, kerajaan Sriwijaya mengalami kemunduran. Puncaknya adalah di abad 13 M dimana kerajaan Sriwijaya akhirnya runtuh. Pada abad tersebut, kerajaan Sriwijaya mendapatkan penyerangan dan kemudian dihancurkan Kerajaan Majapahit. Namun, untuk lebih rincinya berikut ini beberapa faktor penyebab runtuhnya kerajaan Sriwijaya:

1. Kurangnya aktivitas perdagangan
Seperti yang sudah dijelaskan di awal dimana kerajaan Sriwijaya adalah kerajaan maritim sehingga aktivitas perdagangannya mayoritas adalah di laut. Namun, Palembang yang saat itu menjadi pusat dari kerajaan Sriwijaya justru cukup jauh dari lautan sehingga menjadikan kapal dagang kian sedikit yang singgah. Posisi tidak strategis inilah yang menjadikan perdagangan menurun yang berpengaruh pada ekonomi di kerajaan Sriwijaya saat itu.

2. Banyaknya wilayah kekuasaan melepaskan diri
Perekonomian yang ada di kerajaan Sriwijaya melemah dan carut marut. Hal ini tentunya menjadi masalah untuk seluruh wilayah kekuasaan dari kerajaan Sriwijaya. Tak heran jika banyak sekali wilayah kekuasaan dari kerajaan Sriwijaya yang melepaskan diri. Ditambah lagi dengan kekuatan militer di kerajaan Sriwijaya yang lemah sehingga wilayah kekuasaan yang diktaklukkan justru membentuk kerajaan sendiri. Bahkan kerajaan bentukan baru tersebut seolah berusaha juga untuk turut menjatuhkan kerajaan Sriwijaya.

3. Perkembangan agama Islam
Perkembangan Islam di wilayah nusantara amat pesat di abad ke-12 M. Dengan demikian, maka banyak juga muncul kerajaan dengan corak Islam misalnya kerajaan Samudra Pasai, kerajaan Aceh dan lainnya. Dengan perkembangan pesat ini, tak heran jika kerajaan Sriwijaya pun makin tak berdaya dengan kondisi lingkungan luarnya. Ditambah lagi dengan tidak adanya raja yang kompeten memimpin kala itu.

4. Serangan kerajaan lain
Ada juga faktor eksternal yang mempengaruhi dimana kerajaan Sriwijaya mendapatkan penyerangan dari kerajaan lainnya yang ada di sekitaran kawasan Sriwijaya itu sendiri. Misalnya saja di tahun 992 M dimana kerajaan Medang menyerang. Lanjut tahun 1017 M dimana kerajaan Sriwijaya diserang oleh kerajaan Colamandala dari India. Puncaknya adalah di tahun 1377 M saat Kerajaan Majapahit menyerang dan berakhir keruntuhan dari kerajaan Sriwijaya. Penyerangan ini adalah perintah dari Patih Gadjah Mada yang saat itu berusaha mempersatukan nusantara.

Peninggalan Sejarah Kerajaan Sriwijaya

Kemasyhuran dari kerajaan Sriwijaya ini dibuktikan dengan adanya berbagai macam peninggalan bersejarah. Beberapa contoh peninggalan bersejarah dari kerajaan Sriwijaya adalah Prasasti Telaga Batu yang ditemukan di Palembang, Prasasi Ligor yang ditemukan di Thailand hingga yang terkenal adalah Prasasti Kedukan Bukit.

Itulah sekilas terkait sejarah dan penyebab runtuhnya kerajaan Sriwijaya. Dengan belajar sejarah Indonesia tempo dulu maka diharapkan bisa diambil pelajarannya.

Berlangganan gratis update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Berbagai Penyebab Runtuhnya Kerajaan Sriwijaya, Nomor 2 dan 3 adalah Faktor Utamanya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel