Penyebab Perubahan Iklim, Nomor 2 dan 4 adalah Faktor Utama yang Paling Sering Terjadi

Perubahan iklim yang terjadi di Indonesia maupun dunia menjadi perhatian besar. Perubahan tersebut membawa banyak dampak yang negatif bagi bumi ini. Beberapa dampak nyatanya yang bisa dirasakan adalah adanya bencana alam seperti angin puting beliung, banjir bandang, pergantian cuaca yang tidak jelas, dan sebagainya (lihat juga disini akibat banjir). Fenomena itu tidak hanya berlangsung dalam satu dua tahun saja, bahkan bisa bertahun-tahun. Jadi apakah penyebab perubahan iklim sebenarnya?

Pengertian Perubahan Iklim

Perubahan iklim merupakan sebuah keadaan berubah atau bergantinya pola iklim di dunia seperti misalnya adalah satu daerah yang mengalami kekeringan parah, namun daerah lain terdapat musim dingin yang berlangsung dalam waktu yang lama.

Apa Saja Penyebab Perubahan Iklim?

Terdapat beberapa faktor penyebab perubahan iklim yang juga berperan besar. Faktor tersebut antara lain:

1. Terjadinya Pemanasan Global
Awal mula perubahan iklim bisa dipicu karena terjadinya pemanasan global. Tahukah Anda apa itu pemanasan global? Pemanasan global ialah keadaan dimana suhu di bumi ini naik drastis daripada sebelumnya. Peningkatan suhu itu terjadi karena adanya kenaikan emisi gas karbondioksida serta gas rumah kaca lain yang juga berperan penting. Gas rumah kaca tersebut akan menahan panas di bumi ini. Itulah yang menyebabkan peningkatan suhu secara ekstrem. Karena itu maka keadaan iklim akan terkena dampaknya juga, yang juga memengaruhi perubahan pola cuaca yang tak menentu.

2. Adanya Efek Rumah Kaca
Masih terkait dengan poin pertama, faktor penyebab perubahan iklim selanjutnya adalah adanya efek rumah kaca. Efek rumah kaca atau yang memiliki nama lain Green house effect merupakan keadaan saat radiasi matahari terjebak di dalam atmosfer, lebih tepatnya di lapisan troposfernya. Karena itulah maka suhu di permukaan bumi akan meningkat. Fenomena tersebut berasal dari gas rumah kaca yang semakin marak di setiap negara. Gas tersebut berasal bisa dari alam ataupun dari aktivitas manusia. Aktivitas manusia yang tidak ramah lingkunganlah yang memicu terjadinya efek rumah kaca dalam tingkat yang tinggi.

3. Terjadinya Kerusakan Lapisan Ozon
Lapisan ozon berguna untuk mencegah terjadinya radiasi sinar ultraviolet B yang berasal dari matahari. Lapisan yang terletak di stratosfer itu bisa memancarkan radiasi yang sangat berbahaya bagi manusia. Salah satu bahayanya adalah sinar tersebut bisa merusak susunan DNA dari manusia. Karena itulah maka penyakit kanker kulit ataupun katarak bisa terjadi jika sudah sangat parah. Selain itu sinar itu juga bisa merusak keseimbangan dari ekosistem. Gas rumah kaca yang dapat merusak lapisan ozon adalah CFC.

4. Ulah Manusia yang Keterlaluan
Faktor terakhir yang memicu perubahan iklim adalah dari perbuatan manusia itu sendiri. Saat ini sangat banyak ditemukan manusia yang tidak bertanggungjawab. Beberapa ulah yang mereka timbulkan misalnya saja penggundulan hutan, pembakaran hutan dan lahan secara besar-besaran, pembuangan limbah secara sembarangan, dan lain sebagainya (lihat juga: penyebab efek rumah kaca).

Contoh Perubahan Iklim yang Ekstrem

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, karena arus panas dan dingin yang tidak wajar itulah maka perubahan iklim dapat membuat fenomena cuaca yang tidak lazim. Fenomena tersebut bisa saja tingkat hujan yang tidak tentu, berubahnya arah angin secara drastis, hingga aliran dingin dan panas yang cukup ekstrim.

Demikian sedikit penjelasan mengenai pengertian, faktor penyebab perubahan iklim, serta contohnya. Semoga dengan terjadinya perubahan iklim tersebut bisa menyadarkan manusia untuk saling peduli terhadap lingkungan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel