Penyebab Lumpur Lapindo, Nomor 3 dan 4 adalah Faktor Utamanya

Lingkungan adalah tempat untuk makhluk hidup tinggal, bertingkah laku hingga bersosial. Tidak heran jika menjaga lingkungan adalah kewajiban semuanya. Pengaruh kondisi lingkungan amat sangat besar pada ekosistem yang ada di sekitarnya sehingga lingkungan harus tetap terjaga. Salah satu masalah lingkungan yang hingga kini seolah belum terselesaikan adalah lumpur lapindo. Penyebab lumpur lapindo pun hingga kini masih hanya sebatas perkiraan saja dan belum ada kepastiannya (lihat juga: penyebab kebakaran hutan).

Fenomena Lumpur Lapindo

Di tahun 2006 yang lalu terjadi fenomena yang mengejutkan semua orang yakni dengan meluapnya lumpur panas. Lumpur ini sendiri muncul di kawasan penduduk. Setelah diteliti ternyata lumpur tersebut bercampur dengan gas metana dimana merupakan gas beracun. Tentunya ini sangat meresahkan warga lantaran lama kelamaan lumpur tersebut menenggelamkan beberapa desa yang ada di kawasan tersebut.

Penyebab Lumpur Lapindo yang Menyembur

Masalah terkait luapan lumpur lapindo ini merupakan masalah lama yang mengejutkan banyak orang. Dalam hal penyebab lumpur lapindo ini pada dasarnya bukan hanya dikaitkan pada faktor alam saja tapi juga terkait ke salah satu pihak. Berikut ini beberapa penyebabnya:

1. Berkaitan dengan gempa yang ada di Yogyakarta
Terdapat beberapa hal yang diperkirakan menjadi penyebab semburan lumpur lapindo ini terjadi. Salah satunya adalah berkaitan dengan gempa di Yogyakarta kala itu dimana berlangsung pada hari yang sama (lihat juga akibat gempa bumi). Saat itu terdapat gempa yang cukup besar di kawasan Yogyakarta dimana ketika gempa berlangsung, maka terdapat gesekan antara bebatuan panas. Lumpur kemudian keluar layaknya lahar karena tekanan bawah tanah sehingga terjadi letupan. Banyak peneliti yang menyatakan jika lumpur ini tidak bisa berhenti dan akan terus muncul serta mengeluarkan letupan.

2. Akibat dari Geotermal
Masih penyebab dari segi gejala alam yakni dengan akibat dari geotermal. Geotermal yakni adanya energi dari panas bumi dimana disimpan di dalam bumi. Energi ini sendiri asalnya adalah dari aktivitas tektonik di dalam bumi. Sedangkan untuk panasnya adalah berasal dari panas matahari dimana terserap ke bumi. Meski demikian untuk penyebab yang satu ini masih terus dikaji dan simpang siur.

3. Penghematan Anggaran
Saat itu PT Lapindo Brantas tengah melakukan aktivitas eksplorasi di dekat lokasi semburan tersebut. Aktivitas tersebut adalah pengeboran sumur di awal Maret 2006. Ternyata adanya aktivitas pengeboran ini kemudian menjadikan lumpur meluap. Alasannya adalah karena pihak PT Lapindo Brantas disebut-sebut melakukan penghematan di beberapa sisi sehingga penghitungan teknisnya tidak tepat. Hal ini terbukti dengan rancangan pengeboran yang tidak sesuai kondisi di lapangan meski masih simpang siur juga.

4. Akibat Pengeboran
Masih berlanjut dari penyebab ketiga yakni penyebab munculnya lumpur ini adalah dengan akibat dari pengeboran migas yang ada saat itu. Penyebab yang satu ini adalah faktor terkuat dimana berhubungan dengan kesalahan manusia. Ketidaktelitian dalam pengeboran pun menjadikan lumpur tersebut justru keluar, bukan minyaknya.

Upaya Penanggulangan Lumpur Lapindo

Meski sampai saat ini penyebab munculnya lumpur lapindo ini masih simpang siur, tapi sejauh ini pemerintah sudah berusaha keras dalam menanggulanginya. Beberapa upaya yang dilakukan misalnya adalah dengan membangun tanggul di kawasan sekitar luapan dari lumpur. Upaya lain adalah dengan membangun sumur tertentu di kawasan luapan lumpur tersebut meski belum efektif jadi solusi.

Selain kesalahan manusia yang menjadi penyebab lumpur lapindo ini, ada faktor alam juga dalam fenomena lumpur lapindo ini. Tidak heran jika upaya penanggulangan pun agak sulit dan tidak bisa diprediksi.

Berlangganan gratis update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Penyebab Lumpur Lapindo, Nomor 3 dan 4 adalah Faktor Utamanya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel