Berbagai Penyebab Kekeringan, Nomor 1 dan 2 adalah Faktor Utama yang Sering Terjadi di Indonesia

penyebab kekeringan

Kemarau panjang memang dapat mengakibatkan beberapa dampak terjadi pada lingkungan. Salah satunya adalah kekeringan hebat yang memberikan dampak buruk bagi lingkungan dan sekitarnya. Contoh dari dampak kekeringan yang sering terjadi adalah kekurangan air bersih dan sering terjadi kebakaran hutan.

Tak hanya merugikan masyarakat, kekeringan juga dapat memberikan dampak yang buruk untuk makhluk hidup lainnya karena habitatnya terancam. Penyebab kekeringan di Indonesia ini tentu bukan karena tanpa alasan. Terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebabnya, salah satunya adalah dari pengaruh iklim tropis Indonesia (lihat juga: penyebab gunung meletus).

Bagaimana Kekeringan Bisa Terjadi?

Kekeringan akibat kemarau yang panjang tak hanya disebabkan oleh curah hujan yang rendah saja. Tapi dapat pula disebabkan oleh faktor-faktor lainnya yang belum Anda ketahui. Masih banyak yang mengira bahwa kemarau dan kekeringan adalah sepenuhnya disebabkan oleh kondisi geografis alam, padahal pada kenyataannya beberapa penyebabnya bisa disebabkan oleh ulah manusia itu sendiri.

Contohnya pendirian pabrik-pabrik industri di lahan yang tadinya adalah hutan atau area persawahan, pencemaran lingkungan dimana-mana dengan limbah pabrik yang dibuang ke sungai dan lain sebagainya. Sehingga saat musim kemarau banyak dampak yang terjadi kepada masyarakat seperti tidak bisa mendapatkan pasokan air yang cukup karena kurangnya cadangan air bersih, meningkatnya polusi udara, dan menimbulkan banyak penyakit muncul karena saat kekeringan biasanya cuaca menjadi lebih ekstrim.

3 Faktor Penyebab Kekeringan di Indonesia

1. Adanya Gangguan Keseimbangan Hidrologis
Penyebab kekeringan yang lainnya bisa disebabkan oleh adanya gangguan keseimbangan hidrologis. Beberapa gangguan hidrologis tersebut adalah simpanan cadangan air waduk yang dihasilkan saat musim penghujan yang sangat rendah. Rendahnya simpanan air ini dapat disebabkan karena pendangkalan waduk sehingga saat musim kemarau panjang, tidak ada lagi cadangan air dari waduk dan akhirnya menimbulkan kekeringan.

Selain itu, keseimbangan hidrologis juga dapat terganggu akibat terjadinya degradasi atau alih fungsi lahan hulu sungai yang dialihfungsikan menjadi lahan non vegetasi. Pengalihfungsian lahan sungai ini tentu sangat berpengaruh pada keseimbangan hidrologis karena akan mengakibatkan terganggunya sistem penyerapan air di area bantaran sungai.

2. Adanya Penyimpangan Iklim
Faktor yang menyebabkan kekeringan lainnya adalah terjadinya penyimpangan iklim sehingga dapat mempengaruhi curah hujan turun. Penyimpangan iklim ini dapat menyebabkan produksi awan dan uap air menjadi tak menentu.

Produksi uap air yang terlalu tinggi dapat membuat curah hujan menjadi sangat tinggi dan berpotensi terjadi banjir (lihat tentang penyebab banjir), sedangkan produksi uap air yang rendah dapat membuat curah hujan menjadi rendah dan menyebabkan kekeringan.

3. Kekeringan pada Lahan Pertanian
Penyebab kekeringan yang diakibatkan oleh ulah manusia adalah kekeringan agronomis atau kekeringan di lahan pertanian yang kemudian berdampak pada masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Kekeringan agronomis ini dapat terjadi jika para petani tetap memaksakan untuk menanam padi disaat kemarau.

Area persawahan harus tetap dialiri air agar padi dapat tumbuh dan dipanen. Namun saat musim kemarau panjang pengairan sawah ini dapat merugikan masyarakat di sekitarnya karena pasokan air akan menjadi sangat berkurang sehingga terjadi kekeringan.

Cara Mengatasi Kekeringan

Masalah kekeringan di Indonesia memang sering terjadi saat intensitas curah hujan menjadi sangat rendah. Namun sebetulnya banyak cara untuk mengatasi masalah kekeringan, salah satunya adalah dengan menanam kembali pohon di sekitar sungai untuk membantu penyerapan air bersih. Atau melakukan penanaman padi di sawah dengan bijak, yaitu dengan memperkirakan pasokan air di sekitarnya terlebih dahulu.

Penyimpangan  iklim yang terjadi memang tidak dapat diprediksi dan diubah, namun sebetulnya hal tersebut dapat diatasi jika dapat menjaga alam dan lingkungan sekitar. Demikian beberapa informasi mengenai penyebab kekeringan, dampak yang ditimbulkan serta cara mengatasinya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel