Penyebab Bullying, Nomor 1 dan 3 adalah Faktor Utama yang Paling Sering Terjadi

Kasus bullying menjadi salah satu masalah sosial saat ini yang memberikan dampak besar untuk kondisi psikis sang korban. Bullying bahkan sudah sering terjadi di institusi pendidikan sejak kecil. Dengan adanya internet, bullying seolah makin menjadi yang kerap disebut dengan cyber bullying. Penyebab bullying sendiri sangat beragam bergantung dari latar belakang dan dimana terjadinya bullying (lihat juga: penyebab pelanggaran ham).

Apa Itu Bullying?

Pengertian bullying sendiri adalah sama dengan bentuk penindasan. Untuk bentuk dari bullying sendiri bisa hanya secara lisan, tapi juga bisa menggunakan kekerasan, paksaan, ancaman demi menyalahgunakan atau mengintimidasi korbannya. Perlakukan bullying ini bisa jadi atas dasar kemampuan, gender, agama, ras hingga sebab lainnya.

Faktor Penyebab Bullying Yang Kerap Terjadi

Umumnya bullying bukanlah karena marah atau justru konflik besar. Bullying justru terjadi karena rasa superioritas dimana pelaku bullying adalah yang terkuat. Pelaku dan korban bullying justru mayoritas adalah di umur anak-anak hingga remaja, bukan orang dewasa. Meski seolah sudah biasa, tapi bullying ini bisa memberi dampak jangka panjang pada korbannya yakni di psikisnya. Berikut ini beberapa penyebab bullying yang kerap terjadi pada anak:

1. Kurang Perhatian
Keterlibatan orang tua dalam kehidupan si kecil memberikan pengaruh pada mentalnya. Perhatian yang sangat dibutuhkan anak tapi tak bisa didapatkan kemudian kerapkali dibentuk dalam perilaku mencari perhatian di lingkungan lain. Kadang cara mencari perhatian ini justru dengan melakukan bullying dan membuat onar. Itulah mengapa perhatian dalam keluarga sangat penting untuk psikologi pertumbuhan anak.

2. Ingin Berkuasa
Umumnya anak yang suka melakukan tindakan bullying adalah karena mereka berusaha untuk menunjukkan kekuasaan dan kekuatan. Hal ini dilakukan karena rasa ingin berkuasa dan ingin mendapat pengakuan dari sekitarnya. Tidak heran jika mereka suka sekali menindas anak yang terlihat lemah sehingga mereka tak berdaya. Anak seperti ini biasanya memiliki sikap bossy dan arogan.

3. Pola Asuh Keluarga
Lagi-lagi faktor penting adalah dari keluarga. Ya, pola asuh yang salah pada si kecil akan bisa menjadi faktor paling utama mengapa anak suka melakukan tindakan bullying. Umumnya sikap bullying ini adalah pengembangan sikap agresif anak. Anak yang memiliki tekanan misalnya konflik ayah ibunya, diperlakukan dengan kasar di rumah hingga stres bisa melampiaskan dengan melakukan bullying pada orang lain.

4. Krisis Identitas dari Pubertas
Faktor pubertas ternyata juga bisa jadi sebab mengapa anak suka melakukan bullying. Saat puber, biasanya anak mengalami krisis identitas dimana ini sangat normal terjadi. Umumnya saat membentuk identitasnya, remaja suka sekali membentuk geng. Tapi jika remaja tersebut salah masuk geng dengan teman yang suka membuat onar, maka ini bisa menjadi masalah (lihat juga: penyebab terjadinya disintegrasi nasional).

Mengatasi Anak Pelaku Bullying

Jika Anda mengetahui bahwa anak atau mungkin murid Anda suka melakukan bullying pada anak lainnya, maka ada baiknya untuk langsung lakukan tindakan cepat. Anda bisa langsung berbicara padanya tentang perilaku bullying yang salah dan cari tahu sebabnya. Ada baiknya beritahukan juga tentang dampak buruk melakukan bullying. Anda bisa menetapkan aturan dalam hal berperilaku dan bersosial padanya. Yang terpenting adalah Anda harus memberi contoh baik padanya dan mengeratkan hubungan dengan si anak tersebut.

Itulah ulasan singkat terkait penyebab bullying yang kerapkali terjadi pada anak. Mengingat efek jangka panjang pada mental dan psikis pelaku dan korban bullying yang buruk, maka usahakan atasi sedini mungkin.

Berlangganan gratis update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Penyebab Bullying, Nomor 1 dan 3 adalah Faktor Utama yang Paling Sering Terjadi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel