Dampak Korupsi Bagi Suatu Negara, Nomor 1 dan 4 Berbahaya Jika Terus Terjadi

dampak korupsi
Dampak korupsi merupakan kondisi buruk dalam jangka waktu panjang yang disebabkan karena adanya tindak korupsi. Tindak korupsi sendiri selalu dilambangkan sebagai tindakan negatif yang selalu merugikan negara maupun masyarakat luas. Topik korupsi sendiri selalu menjadi berita paling dicari dalam daftar-daftar pencarian google maupun berita televisi.

Semua masyarakat selalu tertarik akan siapa oknum-oknum yang melalaikan tugasnya dalam mengabdikan diri kepada masyarakat, pejabat yang memakan uang rakyat atau pejabat yang menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan masyarakat kepadanya. Tindak korupsi berdampak juga pada menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan yang berjalan pada saat itu. Publik akan mulai mempertanyakan kesanggupan pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya.

Apa Pengertian Dari Korupsi?

Korupsi ialah tindak pidana yang dilakukan oleh seorang pejabat atau bukan pejabat yang menyuap atau menerima suap dalam batas yang tidak wajar dan menyalahgunakan jabatannya untuk memperoleh keuntungan pribadi, sehingga merugikan dan mengikis kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintahan yang ada.

Para pegawai pemerintahan sangat rentan terhadap penyalahgunaan jabatan dalam masa kerjanya. Korupsi memiliki titik ukur yang berbeda, mulai dari korupsi ringan seperti menerima suap, hingga korupsi berat seperti penyalahgunaan uang bagi kepentingan masyarakat luas.

Dampak Korupsi Bagi Sebuah Negara dan Masyarakat

Tindak korupsi merupakan kasus yang sangat merugikan banyak orang, tidak hanya bagi masyarakat saja, namun juga berdampak besar bagi suatu negara, terutama negara yang masih pada tahap berkembang. Akibat korupsi tersebut berdampak besar bagi keadaan ekonomi negara. Karena hal tersebut negara bisa mendapatkan kerugian secara terus-menerus, apabila tidak cepat diambil tindakan. Berikut beberapa contoh dampak korupsi yang sering ditemui di lingkungan masyarakat luas.

1. Hutang Negara Meningkat
Tindak korupsi, dengan menyalahgunakan wewenang untuk mengambil keuntungan berupa uang yang masuk pada tabungan pribadi pejabat, akan memberikan dampak yang buruk bagi perekonomian suatu negara. Salah satunya yakni hutang negara dapat terus meningkat.

Pengadaan anggaran bagi kepentingan masyarakat tidak selamanya mudah dilakukan, tak jarang pemerintah harus berhutang pada negara lain untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Disaat uang hasil berhutang tersebut masuk pada kantong pribadi, maka  dapat dipastikan bahwa pemerintah harus berhutang kembali untuk memenuhi kebutuhan yang terbengkalai tersebut.

2. Harga Jasa Meningkat
Hutang negara yang semakin tinggi mau tidak mau menuntut pemerintah untuk menaikkan harga jasa atau pelayanan publik. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kas negara, sehingga pemerintah dapat menutupi hutang yang semakin menggunung tersebut.

3. Kepemimpinan Korup
Kelahiran satu koruptor, dapat melahirkan korup-korup lainnya. Sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa akan muncul kepemimpinan yang korup. Dari yang tadi hanya menargetkan satu tersangka, namun ternyata tersangka tersebut membawa nama-nama lain yang ikut terlibat dengan aksi kriminalnya.

4. Menghambat Pertumbuhan Ekonomi Negara
Tindak korupsi tidak lepas dari penyalahgunaan keuangan negara. Apabila anggaran yang seharusnya digunakan untuk membangun fasilitas publik dan berfungsi sebagai salah satu sektor untuk meningkatkan perekonomian suatu negara diambil. Maka fasilitas tersebut akan tertunda pembangunannya, dan anggarannya masuk pada tabungan pribadi. Sehingga mau tidak mau pemerintah menganggarkan kembali dari dana lainnya.

Tindak Korupsi Dalam Suatu Negara

Dampak korupsi memang selalu menjadi bahasan pokok yang seru untuk disimak. Begitupun kasus korupsi, beberapa waktu ini semakin banyak muncul ke permukaan. Terutama di negara Indonesia, disini kasus korupsi hampir menjadi kasus berita harian. Mulai dari kasus suap anggota legislatif, kasus penyalahgunaan anggaran E-KTP, bahkan hingga kasus korupsi DPRD yang terdiri dari 42 orang dalam satu daerah.

Itulah tadi beberapa penjelasan tentang tindak korupsi dan dampak korupsi bagi kehidupan masyarakat. Dengan memahami dampak-dampak negatif dari tindak kriminal tersebut, diharapkan bagi semua masyarakat yang berpedoman Pancasila untuk dapat mengemban tugasnya dengan baik.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Dampak Korupsi Bagi Suatu Negara, Nomor 1 dan 4 Berbahaya Jika Terus Terjadi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel