Dampak Hujan Asam Terhadap Lingkungan, Nomor 1 dan 3 Jika Terjadi Paling Bahaya

Beberapa wilayah bagian Indonesia pernah mengalami terpaan hujan asam yang terjadi akibat pembakaran seperti terbakarnya lahan hutan berhektar-hektar di Kalimantan dan Sumatra. Hal ini semakin menambah kerugian bagi masyarakat sekitar karena harus bertahan di tengah-tengah asap tebal kemudian dihujani air yang mengandung zat berbahaya. Meskipun tidak semua dampak hujan asam bisa langsung diketahui, tapi banyak informasi menyebutkan jika efek jangka panjang bisa menimbulkan beberapa jenis penyakit serius pada tubuh orang tersebut (lihat juga: penyebab global warming).

Apa Sebenarnya Hujan Asam Itu?

Jika dilihat langsung oleh mata, bentuk hujan asam tidaklah berbeda dengan hujan pada umumnya karena sama-sama berupa air. Tetapi, Anda harus mengetahui jika hujan asam adalah kejadian alami yang berupa tetesan air yang berbeda karena mengandung senyawa kimia yaitu sulfur dioksida & nitrogen. Hal yang terjadi berikutnya adalah kedua zat tersebut akan membuat reaksi dengan molekul air yang ada di udara. Akibatnya akan turun hujan dengan kandungan asam yang tinggi.

4 Dampak Hujan Asam Bagi Lingkungan dan Kesehatan

Hujan asam dapat dikatakan sebagai hasil penumpukan polusi udara karena beberapa kegiatan pembakaran. Penyebabnya bukan hanya hutan yang terbakar tetapi juga proses penggunaan bahan bakar minyak seperti asap sepeda motor dan mesin pabrik.

Dampak hujan asam bisa menjadi salah satu pemicu hadirnya penyakit-penyakit kronis dalam jangka waktu yang lama. Apa saja dampaknya terhadap alam? Seberapa berbahaya untuk kesehatan tubuh manusia? Uraiannya ada di bawah ini.

1. Mengganggu Keseimbangan Ekosistem
Sifatnya yang berbeda dengan tetesan air hujan biasa berefek pada kelangsungan hidup ikan. Daerah yang mengalami hujan asam akan mengalami kekurangan jumlah ikan karena banyak benih yang mati dampak dari kondisi air yang sudah tidak baik. Kematian tidak hanya dialami oleh ikan-ikan saja tetapi juga binatang penghuni perairan lainnya.

2. Perkembangan Tumbuhan Melambat
Kerusakan alam lainnya yaitu pohon-pohon yang rusak akarnya karena hilangnya nutrisi. Selain itu, kelebihan zat asam pada tanah berpengaruh pada proses memasak daun yang dikenal sebagai fotosintesis. Tetesan air hujan yang asam membuat lapisan pelindung daun pada tumbuhan mengalami proses korosi. Tumbuh-tumbuhan tidak lagi tumbuh subur melainkan cepat layu dan mati.

3. Penduduk Rentan Terserang Wabah Penyakit
Meskipun efek jangka pendek hujan asam hanya sesak napas, iritasi mata, tenggorokan, hidung, maupun pusing saja, tetapi Anda perlu mewaspadainya seiring berjalannya waktu. Daya tahan setiap orang tentu saja berbeda, kelompok yang kekebalan tubuhnya rendah lebih beresiko mengalami gangguan jantung maupun paru-paru. Biasanya hal ini terjadi pada anak-anak, pekerja outdoor, dan lansia. Adapun penyakit lainnya yang disebabkan polusi tersebut yaitu stroke, kanker paru-paru, dan penyakit pernapasan serius.

4. Terjadinya Erosi Tanah
Tanah ternyata mengandung sejumlah zat penting untuk kehidupan seperti mineral dan logam dalam jumlah besar. Reaksi kimia akan terjadi ketika air asam menyentuh kedua senyawa itu yang bisa mengakibatkan terjadinya erosi tanah. Selain itu, kesuburan tanah bisa dikatakan akan berkurang dan dapat membunuh banyak mikroorganisme yang hidup di dalamnya (lihat juga: penyebab tanah longsor).

Contoh Kondisi Setelah Terjadinya Hujan Asam

Kondisi yang bisa Anda lihat dengan jelas setelah hujan asam yaitu tumbuhan yang semula segar menjadi layu. Pencemaran air juga mengakibatkan banyak ikan-ikan mati dalam skala besar beserta telur-telurnya. Hal itu sudah selayaknya menjadi perhatian banyak pihak untuk mencari solusi terbaik agar hujan asam tidak datang terus-menerus.

Dari poin-poin yang sudah Anda baca di atas, setidaknya menambah sedikit pengetahuan tentang dampak hujan asam yang ternyata merusak banyak hal.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel