Akibat Perang Dunia 1, Nomor 2 dan 4 Paling Mengerikan

Dalam sejarah, ada beberapa konflik yang terjadi. Konflik ini dapat melibatkan 2 atau lebih negara. Perang Dunia 1 adalah salah satu konflik besar pertama yang melibatkan banyak negara. Perang Dunia 1 terjadi pada abad 20 dan berlangsung selama lebih kurang 4 tahun. Akibat Perang Dunia 1 bermacam-macam dan dirasakan oleh banyak pihak terutama di wilayah Eropa.

Sejarah Singkat Perang Dunia 1

Perang Dunia 1 merupakan konflik internasional yang terpusat di Eropa. Perang ini tepatnya berlangsung pada tanggal 28 Juli 1914 sampai 11 November 1918. Perang Dunia 1 melibatkan banyak negara besar yang terbagi dalam blok sekutu dan blok sentral.

Pencetus perang ini adalah karena pembunuhan pewaris tahta Austria-Hongaria oleh seorang nasionalis Yugoslavia. Adanya peristiwa ini menyebabkan munculnya berbagai invasi ke negara lain dan kerja sama antar negara agar mendapatkan keuntungan.

Akibat Perang Dunia 1 terhadap Ekonomi dan Sosial Dunia

Akibat Perang Dunia 1 sangat dirasakan oleh berbagai pihak. Kedua blok yang ikut berperang merupakan pihak yan paling merasakan akibat dari peristiwa ini. Berikut akan dijelaskan mengenai apa saja akibat yang dirasakan oleh masing-masing pihak setelah terjadinya Perang Dunia 1.

1. Kehancuran Pusat Industri di Eropa
Pada awal abad 20, negara-negara Eropa dikenal dengan pertumbuhan industri yang pesat. Mulai dari industri otomotif, senjata, makanan, farmasi, dan industri lainnya. Perang Dunia 1 tentunya memiliki pengaruh terhadap industri-industri tersebut.

Terjadinya perang yang banyak berada di wilayah Eropa mengakibatkan industri yang telah berdiri mengalami kehancuran. Sarana dan prasarana yang ada tidak bisa digunakan sehingga industri belum bisa beroperasi. Setelah perang dunia 1 selesai, Eropa membutuhkan beberapa tahun untuk kembali membangkitkan industri tersebut.

2. Kerusakan Pemukiman dan Sarana Publik
Upaya saling serang yang terjadi saat perang dunia 1 berakibat hancurnya pemukiman warga. Pemukiman dan sarana publik yang ada menjadi lumpuh selama perang dunia 1.  Kerusakan pemukiman dan sarana publik sangat parah. Proses pemulihan pemukiman dan sarana publik ini membutuhkan biaya besar sebelum bisa digunakan lagi.

3. Kerusakan Daerah Pertanian dan Peternakan
Tidak hanya pemukiman, sarana publik, dan industri, daerah pertanian dan peternakan juga mengalami kerusakan setelah terjadinya perang dunia 1. Lahan yang digunakan pertanian mengandung bahan kimia yang berbahaya sehingga tidak bisa lagi ditanami.

Kondisi tanah yang rusak juga tidak memungkinkan untuk digunakan sebagai daerah pertanian. Tanaman yang sebelumnya telah ditanam juga rusak. Hewan-hewan peliharaan juga menjadi korban selama perang dunia 1. Untuk memulihkan daerah pertanian dan peternakan membutuhkan biaya besar dan waktu yang cukup lama.

4. Menelan Korban Jiwa dan Orang Hilang
Perang pasti mengakibatkan banyak korban jiwa baik korban tentara maupun korban warga sipil. Korban jiwa akibat perang dunia 1 berasal dari kedua belah pihak. Selama perang dunia 1, korban yang jatuh mencapai lebih dari 39 juta dengan rincian 10 juta nyawa melayang, 21 juta korban luka, dan 8 juta orang hilang. Tingginya jumlah korban akibat perang dunia 1 ini disebabkan karena teknologi senjata yang digunakan sangat mematikan.

Cara Negara di Eropa Bangkit Setelah Perang Dunia 1

Setelah kehancuran yang dialami oleh negara dari kedua belah pihak, masing-masing negara berusaha untuk bangkit. Rekonsiliasi dilakukan untuk mengembalikan pemukiman warga dan sarana pendukung lainnya. Industri, daerah pertanian dan peternakan juga dipulihkan untuk membangkitkan kembali ekonomi yang terpuruk.

Berlangsung selama 4 tahun, akibat  Perang Dunia 1 berpengaruh terhadap berbagai sektor dan dirasakan oleh banyak pihak. Dengan mengetahui sejarah yang terjadi, diharapkan peristiwa ini tidak terjadi lagi dan dapat dijadikan pembelajaran.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel