Inilah Akibat Korupsi, Nomor 1 dan 2 Paling Bahaya Jika Terjadi

Korupsi muda ini telah menjadi isu-isu hangat yang selalu menjadi perbincangan oleh semua kalangan. Mulai dari pelajar, pendidik, pedagang, bahkan hingga ibu rumah tangga. Isu ini menjadi topik yang selalu diburu oleh para wartawan, karena memberikan jaminan sebagai berita paling diburu.

Korupsi sendiri menjadi hal yang paling dikecam oleh masyarakat luas, karena akibat korupsi selalu merugikan khalayak umum, terutama bagi masyarakat yang terkena dampak langsung dari hal tersebut. Seperti mangkirnya pembangunan fasilitas umum yang diakibatkan kepailitan dana dari pemerintah yang masuk pada kantong pribadi.

Apa itu Korupsi?

Korupsi atau dikenal juga sebagai rasuah merupakan tindakan menyogok atau menyuap yang dilakukan oleh semua pejabat publik bersama pihak non pejabat yang terlibat dalam menyalahgunakan kekuasaan yang diampunya untuk memperoleh keuntungan bagi diri pribadi, sehingga menimbulkan krisis kepercayaan publik. Akibat korupsi sangatlah merugikan masyarakat umum, terutama masyarakat dengan taraf ekonomi rendah. Unsur yang menunjukkan adanya tindak korupsi antara lain seperti menyalahgunakan sarana, kesempatan dan kewenangan. Merugikan negara dan memperkaya diri pribadi bersama keluarga.

4 Akibat Korupsi Bagi Negara

Korupsi menjadi kasus yang selalu memberikan akibat buruk bagi sebuah negara beserta penduduknya. Akibat korupsi tersebut bisa mengikis kepercayaan penduduk suatu negara, terhadap lembaga kepemimpinan yang sudah ada. Dimulai dari hal kecil tersebut, maka akan tumbuh menjadi sebuah krisis yang dapat menyerang persatuan suatu negara. Berikut akibat dari tindak korupsi bagi keberlangsungan suatu negara.

1. Kerugian Ekonomi Negara
Kasus korupsi selalu tidak lepas dari adanya persoalan keuangan. Baik tersebut keuangan dari negara atau dari kasus suap. Keuangan yang berasal dari negara, dipastikan bahwa uang tersebut seharusnya digunakan untuk masyarakat luas. Penyalahgunaan anggaran negara tersebut akan memberikan nilai minus pada laporan keuangan yang datang. Sebab seharusnya uangnya sudah menjadi milik masyarakat, namun ternyata uang tersebut masuk kedalam kantong pribadi. Sehingga negara perlu mengeluarkan anggaran baru untuk memenuhi fasilitas masyarakat yang tertunda.

2. Krisis Kepercayaan
Kasus korupsi yang semakin marak, memberikan rasa tidak percaya masyarakat terhadap pejabat negara yang berwenang. Melalui media elektronik yang diberitakan, masyarakat akan mulai membangun pemikiran buruk akan pejabat yang tidak mampu memenuhi tanggung jawabnya terhadap masyarakat.

3. Birokrasi Tidak Efisien
Akibat nyata dari adanya korupsi oleh penjabat negara adalah kekosongan kursi kepemimpinan. Dengan adanya kekosongan kursi tersebut, maka kefektifitasan lembaga negara tersebut akan berkurang. Permasalahan dari masyarakat yang seharusnya terselesaikan menjadi semakin rumit karena tidak adanya penanganan dari pihak yang bertugas. Sebab pihak tersebut ditahan, karena menyalahi wewenang yang diamanatkan.

4. Terbengkalainya Fasilitas Publik
Penyalahgunaan dana dalam tindak korupsi dapat mengakibatkan ketidak tuntas pembangunan fasilitas publik. Dana yang seharusnya digunakan untuk membangun fasilitas atau merampungkan pembangunan tidak dapat dicairkan karena masuk kedalam kantong para koruptor. Apabila keadaan tersebut berlangsung lama, maka fasilitas tersebut lama kelamaan akan terabaikan, tidak terawat, atau bahkan bisa terlupakan.

Terjadinya Korupsi dalam Lingkungan Masyarakat

Kasus korupsi tidak hanya terjadi pada satu negara saja namun, muncul juga di berbagai negara belahan dunia lain. Baik itu negara berpenduduk sedikit maupun banyak. Di Indonesia sendiri, kasus korupsi banyak sekali ditemukan, terutama di kota-kota besarnya. Seperti kasus korupsi KTP elektronik, kasus DPRD di sebuah kota di Jawa Timur, kasus IPDN dan lain sebagainya.

Itulah tadi penjelasan singkat tentang akibat korupsi di lingkungan masyarakat. Dengan mengetahui akibat negatif dari tindak korupsi, sebagai masyarakat yang berbudi pekerti luhur, diharapkan dapat lebih berhati-hati dalam mengemban tugas yang telah diamanahkan.

Berlangganan gratis update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Inilah Akibat Korupsi, Nomor 1 dan 2 Paling Bahaya Jika Terjadi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel