Akibat Kebakaran Hutan, Nomor 2 dan 5 Paling Bahaya Jika Terjadi

Selain berfungsi untuk menyerap karbondioksida dan penghasil oksigen terbesar, hutan juga merupakan habitat alami berbagai jenis flora dan fauna. Fungsi hutan yang begitu banyak juga bukan hanya bermanfaat untuk manusia, tetapi juga untuk melestarikan keanekaragaman hayati.

Ketika hutan mengalami kerusakan salah satunya karena kebakaran, banyak sekali dampak negatif yang akan muncul, bukan hanya berdampak bagi manusia, tetapi semua makhluk hidup dan ekosistem darat maupun air. Berikut ini akibat kebakaran hutan dan usaha yang bisa dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kebakaran hutan.

Pengertian Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan merupakan salah satu bencana alam yang terjadi secara sengaja maupun tidak sengaja. Penyebabnya bisa karena faktor alam maupun ulah manusia. Tetapi kebakaran hutan umumnya 90% terjadi karena ulah manusia. Hanya 10% saja yang disebabkan oleh alam.

5 Akibat Kebakaran Hutan Bagi Makhluk Hidup Dan Ekosistem

1. Perubahan Iklim
Sebagaimana kita tahu, oksigen merupakan kebutuhan utama makhluk hidup. Hutan merupakan penyumbang terbesar oksigen di bumi. Selain itu, hutan juga membantu menyerap gas rumah kaca yang mengakibatkan pemanasan global. Itulah mengapa hutan dijuluki paru-paru bumi. Ketika hutan rusak, maka suhu bumi naik disertai perubahan iklim yang ekstrem. Kebakaran hutan yang terjadi akan mengakibatkan jumlah karbondioksida yang dilepas naik yang berakibat pada perubahan iklim secara ekstrem.

2. Kehilangan Berbagai Jenis Spesies
Akibat kebakaran hutan selanjutnya yakni hilangnya berbagai spesies hewan dan tumbuhan. Dilansir dari situs National Geographic, terdapat sekitar 70 persen tanaman dan hewan yang hidup di hutan. Kebakaran hutan menyebabkan mereka tidak bisa bertahan hidup disana.

3. Rusaknya Ekosistem Darat dan Laut
Hutan merupakan habitat berbagai jenis spesies hewan dan tumbuhan. Kebakaran hutan akan menyebabkan kerusakan bahkan kepunahan berbagai sumber data alam hayati yang ada di bumi. Kebakaran hutan juga akan memicu terjadinya banjir ataupun erosi yang akan mengangkut partikel tanah menuju ke laut dimana akan terjadi proses sedimentasi di sana (lihat disini penyebab banjir). Hal ini tentu saja akan merusak ekosistem laut seperti terumbu karang.

4. Terganggunya Siklus Air
Pohon mempunyai peran besar dalam siklus air yakni menyerap air hujan dan menghasilkan uap air yang akan dilepaskan ke atmosfer. Semakin sedikitnya jumlah pohon, kandungan air di udara yang nantinya akan dikembalikan dalam bentuk hujan juga semakin tipis. Hal tersebut akan berakibat pada tanah menjadi kering sehingga tanaman sulit tumbuh.

5. Timbul Kabut Asap dan Polusi Udara
Akibat kebakaran hutan yang lain yakni menimbulkan kabut asap. Jika wilayah hutan yang terbakar makin luas, kabut asap yang dihasilkan juga akan semakin tebal. Kabut asap inilah yang menimbulkan polusi udara serta mengurangi jarak pandang yang akan mengganggu aktivitas berkendara dan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Kabut asap juga memicu timbulnya berbagai penyakit seperti ISPA, iritasi kulit dan mata, dan sebagainya.

Contoh Pencegahan Kebakaran Hutan

Masyarakat bisa berperan mengawasi dan memantau titik yang rawan dan berpotensi terjadinya kebakaran hutan. Langkah lainya yang bisa dilakukan yakni ketika musim kemarau sebaiknya jangan melakukan pembakaran sembarangan, jangan membuang puntung rokok di lokasi yang rawan terbakar, dan jangan  membakar hutan untuk membuka perkebunan.

Itu dia akibat kebakaran hutan serta upaya yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengurangi kasus kebakaran hutan. Sebagai manusia yang berakal dan beradab hendaknya jaga selalu kelestarian hutan. Jangan merusak habitat hutan untuk kepentingan pribadi semata. Pemerintah juga harus ikut berpartisipasi dalam melestarikan hutan dengan memberi sanksi tegas setiap oknum yang merusak habitat hutan.

Berlangganan gratis update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Akibat Kebakaran Hutan, Nomor 2 dan 5 Paling Bahaya Jika Terjadi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel