Akibat Hujan Asam, Nomor 2 dan 3 Paling Berbahaya Jika Terjadi

Hujan asam termasuk dalam tipe fenomena alam yang meninggalkan keuntungan & kerugian untuk masyarakat dan lingkungan sekitar. Setiap hal yang terjadi umumnya bisa dicegah dengan melakukan beberapa langkah preventif. Jika membahas akibat hujan asam tentu ada banyak daftarnya tidak hanya berpengaruh pada kestabilan lingkungan tetapi juga kesehatan organ tubuh warga sekitar yang terkontaminasi zat kimia dari fenomena alami tersebut. Beberapa langkah kecil bisa mulai diterapkan oleh masing-masing individu dalam melakukan aktivitas sehari-hari seperti misalnya menggunakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

Penjelasan Fenomena Hujan Asam

Fenomena alam hujan asam dikategorikan sebagai hujan dalam hal bentuk tetapi mempunyai tingkat kandungan asam yang kurang dari PH normal. Perlu diketahui jika hujan yang umum mengguyur daerah-daerah di Indonesia memiliki standar keasaman normal yaitu 6, sementara hujan asam hanya mengandung PH 5,6 saja. Salah satu faktor yang menyebabkan penurunan tingkat keasaman hujan yaitu kandungan karbondioksida terlarut dalam airnya & bentuknya berupa asam lemah.

Akibat Hujan Asam Terhadap Kelangsungan Hidup

Kejadian alam yang terjadi memang bisa diambil manfaatnya untuk kehidupan hari esok termasuk turunnya hujan asam di beberapa daerah. Namun, masyarakat harus tetap waspada terhadap akibat hujan asam yang cukup membahayakan kesehatan dan alam sekitar. Ingin tahu lebih banyak tentang kondisi manusia & lingkungan setelah terjadi hujan asam? Penjelasan lengkapnya bisa disimak pada poin-poin berikut.

1. Kerusakan bangunan-bangunan
Beberapa komponen penyusun bangunan akan mengalami kerusakan jika wilayah tersebut dilanda hujan asam, terlebih lagi ketika intensitas airnya tinggi. Bahan bangunan yang menjadi imbasnya yaitu jendela yang terbuat dari kaca patri, warna cat, dinding marmer & pilar konstruksi, sampai benda logam akan mengalami korosi atau karatan. Apabila dilihat melalui kacamata ilmu kimia, hujan ini memiliki interaksi dengan kalsium sehingga menghasilkan kalsium bikarbonat.

2. Kegagalan Panen
Akibat hujan asam yang melanda daerah persawahan maupun kebun-kebun para petani bisa mengalami petaka terkait hasil panen. Hal tersebut dikarenakan tanaman akan mengalami masa kekurangan nutrisi, fotosintesis yang dilakukan tidak berhasil dengan baik dan secara otomatis hama penyakit dengan mudah menyerang tumbuhan padi dll.

3. Gangguan Pernapasan
Selain kerugian akibat rusaknya lingkungan & menipisnya harapan panen melimpah, warga sekitar juga rentan terserang beberapa penyakit seperti gangguan pernapasan. Hal itu disebabkan oleh kebersihan makanan sudah tercampur dengan zat berbahaya yang dibawa oleh air hujan dengan tingkat asam lebih rendah.

4. Keluhan Pusing Kepala
Beberapa korban yang terpapar zat sulfur dari air hujan sering mengalami keluhan kesehatan seperti pusing. Hal itu tentu tidak baik jika intensitas hujan berlangsung cukup lama dan menyebabkan timbulnya penyakit yang lebih serius. SO2 dan nitrogen dioksida merupakan hasil buangan asap kendaraan bermotor.

Contoh Kasus Akibat Hujan Asam

Di Indonesia sendiri, fenomena turunnya hujan asam sering terjadi di Pulau Sumatra & Kalimantan yang dipicu dari kebakaran hutan. Seperti yang sering diberitakan di media elektronik, kedua pulau besar itu bisa dibilang sering menjadi lokasi terbakarnya hutan. Asap yang dihasilkan dari bencana kebakaran besar pada hutan adalah polusi yang memicu turunnya hujan yang airnya asam.

Sudah selayaknya sebagai manusia menjaga kelestarian lingkungan dan menerapkan pola hidup yang tidak menimbulkan banyak polusi. Jika melihat hal negatif yang timbul akibat hujan asam tentu sangat merugikan masyarakat, makhluk hidup lain, dan alam.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel