Berbagai Penyebab Runtuhnya Kerajaan Majapahit, Nomor 1 dan 4 adalah Faktor Utamanya

penyebab runtuhnya kerajaan majapahit

Indonesia memiliki sejarah yang teramat sangat panjang hingga bisa berdiri sampai saat ini. Dulunya, Indonesia terbagi menjadi berbagai kerajaan yang amat besar. Salah satu kerajaan yang hingga saat ini tidak bisa terlupakan adalah kerajaan Majapahit yang amat termasyhur namanya di masanya. Namun, tentu tak ada yang abadi. Dengan banyaknya kondisi yang menjadi penyebab runtuhnya kerajaan Majapahit, akhirnya kejayaan kerajaan ini pun berakhir.

Mengenal Kerajaan Majapahit

Kerajaan Majapahit sendiri adalah kerajaan indianisasi terakhir yang ada di Indonesia. Basisnya ada di Jawa Timur dan berdiri di abad 13 hingga abad 16. Pendirinya adalah Raja Wijaya yang merupakan pangeran Singasari yang saat itu melarikan diri dari penguasa Kediri, Jayakatwang. Masa jaya dari kerajaan Majapahit adalah di kala kepemimpinan dari Hayam Wuruk dan Patih Gadjah Mada dimana saat itu menjadi kerajaan maritim terbesar dan pertama yang pernah ada.

Faktor Penyebab Runtuhnya Kerajaan Majapahit

Kerajaan Majapahit pernah mengalami masa jayanya, tapi ternyata masa jaya ini tidaklah lama. Di abad 15 Masehi yang saat itu dipimpin Raja Ranawijaya, kerajaan Majapahit akhirnya runtuh. Jika dilihat dari sejarahnya, maka berikut ini beberapa penyebab runtuhnya kerajaan Majapahit kala itu:

1. Terjadi Perang Saudara
Pasca Raja Hayam Wuruk yang mampu membawa kejayaan kerajaan Majapahit meninggal di tahun 1389, kerajaan Majapahit mulai terpuruk. Saat itu tidak ada anak laki-laki dari pihak permaisuri sehingga kekuasaan pun akhirnya diserahkan pada putri mahkotanya yakni Kusumawardhani yang justru menikah dengan sepupu yakni Pangeran Wikramawardhana. Tapi ternyata Raja Hayam Wuruk memiliki seorang putra yakni Pangeran Wirabhumi dimana menuntut hak atas tahta itu. Dari tuntutan inilah yang menjadikan konflik dan akhirnya perang saudara. Perang ini disebut perang Paregreg dan terjadi sekitar tahun 1405 hingga 1406 yang dimenangkan Pangeran Wikramawardhana.

2. Tidak ada yang bisa memimpin kerajaan Majapahit
Setelah Raja Hayam Wuruk dan juga Patih Gadjah Mada meninggal dunia, kerajaan Majapahit banyak mengalami kemunduran. Ternyata saat itu tidak ada tokoh di kerajaan Majapahit yang bisa memimpin sehingga wibawa kerajaan Majapahit pun kian menurun. Karena kurangnya kepercayaan rakyat, akhirnya daerah kekuasaan kerajaan Majapahit pun terus berkurang.

3. Datangnya Laksamana Cheng Ho
Di masa Raja Wikramawardhana memimpin, kerajaan Majapahit diserang rangkaian ekspedisi laut dari Laksamana Cheng Ho. Dengan banyaknya ekspedisi ini, Laksamana Cheng Ho yang adalah jendral muslim China kemudian mendirikan banyak komunitas muslim China di berbagai kota di kawasan Pantai Utara Jawa. Ternyata komunitas tersebut menjadi jalur masuk Islam yang  kemudian menggerus kerajaan Majapahit.

4. Pengaruh Berkembangnya Islam
Perkembangan Islam yang ada di pantai Utara Jawa pun kemudian mendorong munculnya kerajaan Islam misalnya Kerajaan Banten, Demak dan lainnya. Dengan pengaruh tersebut, maka eksistensi dari kerajaan Majapahit pun kian pudar yang berakhir runtuh.

Peninggalan Sejarah Kerajaan Majapahit

Nama kerajaan Majapahit tak akan bisa dilepaskan dari sejarah besar Indonesia. Anda pun kini masih bisa melihat bukti kebesaran kerajaan Majapahit tempo dulu dengan berbagai macam peninggalan sejarahnya. Beberapa peninggalan sejarah dari kerajaan Majapahit yang masih bisa dilihat misalnya Candi Sukuh dan Candi Cetho yang ada di Karanganyar, Jawa Tengah. Ada juga Candi Pari, Candi Jabung hingga Gapura Pringin Lawang di Jawa Timur.

Itulah sekilas ulasan terkait penyebab runtuhnya kerajaan Majapahit. Dengan mempelajari sejarah, tentu informasi akan Indonesia tempo dulu pun kian bisa ditelisik. Selain itu banyak juga pembelajaran yang bisa didapat dari mempelajari sejarah.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Berbagai Penyebab Runtuhnya Kerajaan Majapahit, Nomor 1 dan 4 adalah Faktor Utamanya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel