Berbagai Penyebab Pencemaran Udara, Nomor 2 adalah Faktor Utama yang Paling Sering Terjadi di Indonesia

penyebab pencemaran udara

Semua makhluk hidup tentu membutuhkan udara untuk bisa melanjutkan kehidupan. Tentunya jika udara bersih, maka bernapas pun akan terasa lega dan segar. Namun, berbeda jika udara kotor karena justru sangat membahayakan untuk kesehatan. Meski demikian, Anda bisa melihat sekarang jika lingkungan banyak tercemar, termasuk udara. Penyebab pencemaran udara sendiri sebetulnya adalah karena ulah dari manusia.

Apa itu Pencemaran Udara?

Pencemaran udara tentu sudah bukan menjadi hal yang baru di dunia yang serba modern seperti sekarang ini. Pencemaran udara sebetulnya memiliki makna yang amat luas. Meski demikian, secara umum pencemaran udara didefinisikan sebagai kondisi dimana udara telah tercemar dengan berbagai macam zat, partikel hingga bahan biologi lain yang dapat membahayakan bagi kesehatan organisme maupun makhluk hidup.

Faktor Penyebab Pencemaran Udara

Pencemaran udara yang melanda bumi bukan terjadi tanpa adanya alasan. Di dunia yang makin modern dan canggih ini, justru ancaman pencemaran udara semakin menjadi saja. Bahkan bukan cuma udara saja yang tercemar, tapi juga polusi air, polusi tanah dan masih banyak lagi. Berikut ini beberapa penyebab pencemaran udara akibat dari zaman yang berkembang:

1. Cerobong Asap Pabrik
Zaman kian modern sehingga membutuhkan banyak sekali peralatan dan juga inovasi. Hal ini pla yang menjadikan industri pun lahir dan juga tumbuh dimana-mana. Bukan Cuma perkiraan, tapi fakta menunjukkan jika industri modern menjadikan pabrik butuh proses pembakaran untuk tiap mesinnya. Dari pembakaran inilah yang menjadikan keluarnya asap dimana dikeluarkan melalui cerobong asap ke udara yang bisa menjadikan pencemaran. Asap di udara pun akhirnya bercampur dengan zat lainnya yang kemudian menjadikan udara kian kotor.

2. Transportasi Kendaraan
Kebutuhan akan transportasi kini memang sudah berubah yang awalnya sekunder menjadi kebutuhan primer. Hampir tiap keluarga kini setidaknya memiliki kendaraan bermotor. Dalam operasinya, kendaraan bermotor tentu membutuhkan bahan bakar yaitu minyak bumi. Minyak bumi memiliki kandungan senyawa hidrokarbon dan dibakar dalam kendaraan sehingga bisa hasilkan air dan karbondioksida. Knalpot yang mengeluarkan hasil pembakaran itulah menjadikan udara di sekitaran menjadi kotor. Anda pasti sering melihat jika asap hitam keluar dari knalpot bukan?

3. Pembangkit Listrik
Kehidupan tentu menjadi lebih mudah dengan adanya listrik. Meski demikian, Anda juga harus tahu jika listrik menyumbang juga dalam pencemaran udara. Hal ini lantaran berbagai macam pembangkit listrik saat ini masih menggunakan gas, minyak hingga batu bara. Pembakaran ini juga yang bisa menghasilkan gas berbahaya seperti nitrogen oksida, sulfur dioksida dan masih banyak lagi dimana memberikan efek negatif juga.

4. Proses Industri
Dunia industri terus berkembang kian menjadi di era modern ini. Industri pun amat beragam mulai dari obat, makanan, pakaian dan lain sebagainya. Industri ini biasanya mengeluarkan limbah sebagai hasil buangan. Tak hanya itu, proses industri juga menyebabkan kepulan asap panas yang dikeluarkan hasil dari pembakaran mesinnya. Tak heran jika udara pun menjadi tercemar dan kotor.

Contoh Mengurangi Pencemaran Udara Secara Sederhana

Pada dasarnya ada banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi polusi udara. Meski demikian, segalanya tentu harus dimulai dari diri pribadi. Untuk cara paling sederhana adalah dengan memilih kendaraan umum sehingga penggunaan kendaraan bermotor bisa berkurang. Selain itu rokok yang Anda hisap juga memberikan andil pencemaran udara di lingkungan, jadi berhentilah untuk merokok.

Itulah sekilas tentang penyebab pencemaran udara dan juga cara menguranginya. Tentu dalam hal ini butuh dukungan dan kesadaran seluruh masyarakat agar bumi yang ditinggali ini senantiasa nyaman.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Berbagai Penyebab Pencemaran Udara, Nomor 2 adalah Faktor Utama yang Paling Sering Terjadi di Indonesia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel