Berbagai Penyebab Global Warming, Nomor 1 adalah Faktor Utama yang Banyak Ditemukan di Indonesia

penyebab global warming

Pernahkah Anda merasakan jika waktu demi waktu cuaca yang terasa di sekitaran kian panas? Mungkin banyak yang mulai merasakan jika cuaca waktu dulu dan sekarang berbeda. Ya, ini memang bukan hanya perasaan saja karena memang benar adanya. Ini adalah karena adanya global warming atau biasa disebut dengan pemanasan global (lihat disini penyebab pemanasan global). Penyebab global warming sendiri banyak sekali dan justru sangat lekat dengan kehidupan sehari-hari.

Apa itu Global Warming?

Global warming kerapkali dikenal dengan pemanasan global (lihat juga tentang akibat pemanasan global) dimana merupakan peningkatan temperatur suhu di lapisan atmosfer, darat dan laut di bumi. Berdasar penelitian, ternyata di satu abad terakhir ini suhu di bumi meningkat dengan drastisnya yakni dengan nilai 0,6 derajat celcius. Diketahui jika ternyata mayoritas peningkatan ini karena pemakaian bahan bakar fosil sehingga banyak menghasilkan gas karbondioksida serta gas rumah kaca menuju atmosfer bumi.

Penyebab Global Warming yang Sering Tidak Disadari

Penyebab global warming sebetulnya adalah dikarenakan oleh manusia itu sendiri. Hal ini pun dipengaruhi karena pertumbuhan dan perkembangan teknologi dan juga industri hingga populasi penduduk. Berikut ini beberapa penyebab dari global warming yang kerapkali tidak disadari manusia:

1. Peningkatan Gas Karbon Monoksida Kendaraan
Sebab yang pertama adalah dari aktivitas transportasi yang ada di dunia. Tentunya dengan kian padat penduduk, maka pasti makin banyak juga aktivitas yang berhubungan dengan transportasi. Tak heran jika jumlah penduduk yang makin banyak tentu menjadikan jumlah dari kendaraan bermotor pun bertambah juga. Anda harus tahu jika efek dari kendaraan bermotor ini sangatlah berpengaruh pada global warming lantaran gas yang dikeluarkan dari kendaraan bermotor sangat berbahaya yakni bisa menjadi sebab efek rumah kaca. Gas tersebut adalah gas karbon monoksida.

2. Gas Buang Industri
Penyebab global warming selanjutnya adalah dari gas buang industri. Gas yang dikeluarkan oleh aktivitas industri bisa menjadi sebab pencemaran udara. Biasanya ini adalah gas yang dikeluarkan oleh asap pabrik berlebihan. Pabrik umumnya mengeluarkan gas karbondioksida, metana hingga karbon monoksida yang juga bisa jadi sebab global warming.

3. Pemborosan Listrik
Penggunaan listrik yang boros juga bisa jadi sebab adanya global warming. Hal ini lantaran penguapan listrik bisa terjadi ketika listrik sering dipakai. Sudah seharusnya pemakaian listrik adalah dilakukan dengan efisien dan sesuai kebutuhan sehingga tak menjadikan terjadinya penguapan. Meski pengaruhnya tidak besar, tapi tetap saja bisa menjadikan gas karbondioksida sehingga global warming pun bisa terjadi.

4. Pembakaran Sampah yang Berlebihan
Penyebab lain adanya global warming ini adalah karena pembakaran sampah yang berlebihan. Ya, sampah memang menjadi permasalahan yang sampai saat ini belum bisa dimaksimalkan solusinya. Tak heran jika pembakaran sampah seolah jadi solusi cepat akan masalah sampah yang ada. Padahal pembakaran sampah yang dilakukan dengan berlebihan ini bisa memunculkan gas karbondioksida juga yang tentunya memberi andil pada global warming.

Contoh Global Warming yang Pernah Terjadi

Banyak sekali yang masih menyepelekan efek dari global warming ini. Padahal, global warming sudah pernah terjadi 68 hingga 140 juta tahun yang lalu. Global warming ini ternyata pernah terjadi di zaman es di masa Mesozoikum. Dengan adanya global warming di zaman tersebut adalah menyatunya beberapa bagian daratan. Lantaran suhu bumi naik, maka zaman es pun akhirnya berakhir.

Dengan mengetahui pengertian dan penyebab global warming, tentu kini kita bisa lebih berhati-hati dan waspada lagi akan aktivitas yang merusak bumi. Peduli lingkungan tentu hanya bisa dimulai dari diri sendiri terlebih dulu.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel