Apa Penyebab Terjadinya Petir?

penyebab terjadinya petir

Petir adalah pelepasan elektrostatik cepat alami yang terjadi dalam badai petir. Pelepasan listrik terjadi antara dua awan, tanah dan awan atau bagian-bagian dari awan yang bermuatan listrik. Ini menciptakan suara yang dikenal sebagai guntur dan cahaya dari plasma yang sangat panas yang terbentuk oleh aliran elektron. Itu bisa dilihat dan tidak terdengar jika itu terjadi di kejauhan. Cloud yang dibebankan menyamakan dirinya untuk sementara waktu melalui debit yang dikenal sebagai flash. Jika itu melibatkan barang di tanah, maka lampu kilat menjadi pemogokan.

Faktor Penyebab Terjadinya Petir

Petir adalah arus listrik yang dibuat di awan. Ketika tanahnya hangat, ia memanaskan udara di sekitarnya yang naik. Saat udara hangat naik, uap air di atmosfer mendingin untuk menciptakan awan. Saat udara terus meningkatkan awan tumbuh lebih besar.

Pergerakan udara dan suhu rendah antara -15 hingga -25 derajat Celcius menghasilkan campuran graupel, kristal es, dan tetesan awan super-cooled. The updraft memindahkan kristal es dan tetesan awan ke atas sementara graupel bergerak ke bawah. Gerakan cepat menyebabkan tabrakan, dan ketika kuburan bertabrakan dengan kristal es, itu menjadi bermuatan negatif sementara es menjadi bermuatan positif.

Kristal es yang membawa muatan positif bergerak ke bagian atas awan sementara graupel bergerak turun membuat bagian bawah awan bermuatan negatif. Ketika muatan negatif dan positif cukup besar dalam guntur, percikan raksasa terjadi.

Jenis-Jenis Petir

Intra-Cloud (IC)
Sebuah IC terbentuk di dalam thundercloud yang sama. Intra-cloud terjadi antara incus cumulonimbus atas (Anvil Cloud) dan bagian bawah badai. Ini terlihat pada malam hari dari kejauhan, dan pengamat hanya akan melihat cahaya, tetapi tidak mendengar guntur.

Cloud to Cloud (CC)
Ketika kilat terjadi antara dua awan guntur tanpa mencapai tanah, itu dikenal sebagai awan ke awan petir atau cahaya antar-petir. Petir antar-awan juga dikenal sebagai Anvil Crawler karena sifatnya yang membentuk muatan di dalam atau di bawah landasan dan bermigrasi ke lapisan awan teratas sambil menghasilkan banyak sambaran petir. Itu hanya menjadi terlihat ketika badai melewati pengamat.

Cloud to Ground (CG)
Meskipun sebagian besar petir terjadi di dalam guntur, hal itu bisa terjadi antara tanah dan awan. Gemawan ke tanah bisa positif atau negatif, dan arah muatan listrik menentukan jenis petir CG. Mayoritas CG bermuatan negatif yang berarti bahwa muatan negatif bergerak ke tanah dan elektron berjalan ke bawah sepanjang jalur petir.

Petir CG positif terjadi ketika sebuah elektron berjalan di atas saluran petir sementara muatan positif bergerak ke tanah. CG positif membuat sekitar 5% dari total petir dan kurang umum dibandingkan dengan sambaran petir CG negatif. Awan ke ground petir menimbulkan ancaman besar terhadap properti dan kehidupan karena berakhir di tanah.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Apa Penyebab Terjadinya Petir?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel