Berbagai Penyebab Pencemaran Tanah, Nomor 1 dan 4 adalah Faktor Utama yang Sering Terjadi di Indonesia

penyebab pencemaran tanah

Tanah adalah bagian penting di kehidupan lantaran sangat menunjang berbagai macam aktivitas manusia. Tanah pun menjadi habitat untuk berbagai macam spesies baik hewan dan juga tumbuhan di bumi. Meski demikian, tanah kini sudah tak sama dengan tanah zaman dulu lantaran sudah dicemari dengan berbagai macam faktor pencemar. Penyebab pencemaran tanah kerapkali disebabkan karena efek dari aktivitas manusia. Tentu ini miris sekali.

Lihat juga: Penyebab Pencemaran Air

Apa Itu Pencemaran Tanah?

Pencemaran tanah didefinisikan sebagai kondisi adanya bahan substansi kimia dan masuk ke lapisan tanah. Hal ini pun menjadikan struktur dan juga lingkungan di tanah kemudian berubah. Sumber utama pencemaran tanah sesungguhnya adalah karena kebocoran limbah kimia yang umumnya berasal dari pabrik dan industri. Jika limbah kimianya bocor, maka zat kimia pun bisa bercampur dengan tanah dan kemudian merusak struktur alami dari tanah sehingga tanah menjadi tercemar.

Faktor Penyebab Pencemaran Tanah

Mayoritas sebab pencemaran tanah yang ada di bumi adalah dikarenakan kebocoran bahan kimia. Kebocoran ini bisa dilakukan baik sengaja ataupun tidak, baik skala kecil hingga skala besar sekalipun. Meski demikian, ada juga penyebab pencemaran tanah lainnya yang kerap terjadi karena aktivitas umum manusia, seperti:

1. Pembuangan Sampah Anorganik
Penyebab pertama yakni karena pembuangan sampah anorganik ke tanah sehingga menjadikan tanah tercemar. Sampah anorganik misalnya plastik, logam, pecahan kaca hingga karet. Semua material tersebut sulit terdekomposisi mikroorganisme yang ada di tanah dalam waktu singkat. Dengan keberadaan sampah tersebut, maka akhirnya pun bisa menurunkan kesuburan yang ada di tanah dan daya guna lahannya.

2. Pemakaian Pestisida
Pemakaian pestisida di lahan secara masif pun akan bisa meningkatkan residu berupa racun. Residu inilah yang menjadikan organisme tanah menjadi mati misalnya mikro dan makro flora fauna. Tentunya tanah dengan tingkat subur biologis rendah karena kematian mikroorganisme akan menjadikan daya guna tanahnya tidak maksimal. Selain itu pemakaian pestisida pun bisa menjadikan kerusakan di tatanan keseimbangan ekosistem di masa panjang.

3. Pemakaian Pupuk Anorganik
Penyebab pencemaran tanah lainnya yang kerapkali tidak disadari adalah dengan pemilihan pupuk anorganik dalam pertanian. Meski pemakaiannya dilakukan demi mendapatkan tanaman tumbuh optimal, tapi aktivitas ini justru meninggalkan residu sehingga berdampak rusaknya struktur tanah dan kesuburan jangka panjang tanahnya.

4. Pembuangan Limbah Cair Rumah Tangga dan Industri
Jika sebelumnya dibahas tentang kebocoran limbah, maka kini justru banyak sekali pembuangan limbah industri dan rumah tangga yang secara sengaja dilakukan. Dengan kian banyaknya pembuangan limbah cair ini, mikroba tanah pun akan menjadi mati lantaran terkena racun. Jika sudah demikian, maka jangan heran jika tanah menjadi tercemar (lihat juga: penyebab pencemaran udara).

Contoh Pencegahan Pencemaran Tanah

Pencegahan pada kondisi pencemaran tanah ini tentu harus dilakukan semua pihak, termasuk juga masyarakat luas. Cara sederhana yang bisa dilakukan misalnya adalah dengan membedakan antara sampah organik dan juga anorganik lalu membuangnya di tempat masing-masing. Jika memang ada limbah kimia, baik rumah tangga atau industri, maka ada baiknya untuk dilakukan pengolahan dulu sehingga kadar kimianya aman untuk struktur tanah.

Itulah beberapa penyebab pencemaran tanah yang cukup menjadi persoalan serius bagi kesinambungan bumi modern ini. Kesadaran untuk menjaga bumi tentu harus dicanangkan pada semua kalangan masyarakat dan industri. Dengan demikian maka kondisi bumi bisa diselamatkan dari pencemaran dan kerusakan yang justru banyak disebabkan karena ulah manusia itu sendiri.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Berbagai Penyebab Pencemaran Tanah, Nomor 1 dan 4 adalah Faktor Utama yang Sering Terjadi di Indonesia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel